Sunscreen Badan Itu Perlu Nggak Sih? Ini Jawabannya

Beranda » Bodycare » Sunscreen Badan Itu Perlu Nggak Sih?

Sunscreen Badan Itu Perlu Nggak Sih? Ini Jawabannya
TL;DR:
  • Jawabannya iya. Menurut AAD, sunscreen dipakai di semua kulit yang tidak tertutup pakaian, bukan cuma wajah.
  • Takaran yang benar untuk seluruh badan sekitar 1 ons (satu gelas shot) per pemakaian — kebanyakan orang cuma pakai 25-50% dari takaran ini.
  • Studi menunjukkan pemakaian setengah takaran dari SPF 50 bisa menurunkan efektivitas proteksi hingga setara SPF 7 saja.

Ini pertanyaan yang paling sering aku dapat setelah nulis Body Care Routine-ku dan Urutan Body Care yang Benar, Biar Nggak Sia-Sia "sunscreen badan itu beneran perlu atau cuma gimmick?" Jujur, dulu aku juga mikir sunscreen cukup di wajah aja karena itu yang paling kelihatan. Ternyata setelah aku baca lebih dalam, badan yang nggak tertutup pakaian itu sama rentannya kena kerusakan UV kayak wajah — dan ini yang bikin aku akhirnya rutin pakai sunscreen badan juga, bukan cuma pas liburan pantai doang.

Jawaban Singkatnya: Perlu

Menurut American Academy of Dermatology (AAD), sunscreen perlu diaplikasikan ke semua kulit yang tidak tertutup pakaian — bukan cuma wajah. Ini termasuk lengan, tungkai, tangan, leher, telinga, sampai punggung kaki yang sering banget terlewat.

Kenapa Sunscreen Badan Sama Pentingnya dengan Wajah

AAD mencatat bahwa pemakaian sunscreen SPF 15 secara rutin sesuai anjuran bisa menurunkan risiko squamous cell carcinoma sekitar 40 persen dan menurunkan risiko melanoma sekitar 50 persen. Risiko kerusakan UV ini nggak cuma berlaku di wajah — kulit di badan yang sering terpapar (lengan, tungkai) sama rentannya mengalami penuaan dini, hiperpigmentasi, dan risiko kanker kulit kalau nggak dilindungi.

Berapa Takaran yang Benar?

Ini bagian yang menurutku paling sering salah kaprah. Menurut AAD, orang dewasa umumnya butuh sekitar 1 ons sunscreen (kira-kira setara satu gelas shot) untuk melapisi seluruh badan yang tidak tertutup pakaian dalam sekali pakai. Kenyataannya, kebanyakan orang cuma pakai sekitar 25-50% dari takaran ini, yang artinya proteksinya jauh di bawah angka SPF yang tertera di label.

Efeknya cukup signifikan — beberapa kajian menunjukkan bahwa memakai setengah takaran dari sunscreen SPF 50 bisa menurunkan efektivitas proteksinya sampai setara dengan SPF 7 saja. Jadi bukan cuma soal "pakai atau nggak", tapi juga soal jumlahnya yang harus cukup.

Kapan Harus Reapply?

Menurut AAD, sunscreen perlu diaplikasikan 15 menit sebelum keluar rumah, lalu di-reapply setiap 2 jam kalau beraktivitas di luar ruangan, atau segera setelah berenang/berkeringat banyak. Ini juga jadi pelajaran penting dari pengalaman aku soal Kaki Gosong Kena Matahari, Begini Cara Memperbaikinya — waktu itu aku lupa reapply setelah berenang, padahal justru momen itu yang paling krusial.

Area Badan yang Sering Terlupakan

AAD secara spesifik menyebut beberapa area yang sering dilewatkan saat pakai sunscreen:

  • Punggung kaki (bagian atas kaki)
  • Leher dan telinga
  • Bagian atas kepala (kalau rambut tipis atau botak)
  • Bibir — sunscreen lip balm dengan SPF 30 ke atas dianjurkan khusus untuk area ini

Kalau kamu masih bingung sunscreen mana yang cocok, prinsip pemilihannya nggak jauh beda sama cara memilih sunscreen wajah yang pernah aku bahas — cari yang broad-spectrum, SPF 30 ke atas, dan water-resistant. Beberapa sunscreen lokal yang pernah aku review juga cocok dipakai di badan, apalagi kalau teksturnya ringan dan nggak lengket.

FAQ Seputar Sunscreen Badan

Apakah sunscreen wajah bisa dipakai di badan?

Bisa, tapi biasanya kurang ekonomis karena harga per mililiternya lebih mahal. Sunscreen khusus badan biasanya dikemas dalam ukuran lebih besar dengan tekstur yang lebih ringan untuk aplikasi ke area luas.

Apakah sunscreen badan tetap perlu di hari mendung?

Perlu. Sinar UV tetap bisa menembus awan hingga 80 persen meski cuaca sedang mendung.

Berapa takaran sunscreen yang benar untuk seluruh badan?

Sekitar 1 ons atau setara satu gelas shot untuk sekali pemakaian di seluruh badan yang tidak tertutup pakaian.

Apakah SPF tinggi berarti bisa jarang reapply?

Tidak. SPF tinggi maupun rendah sama-sama perlu di-reapply setiap 2 jam. Angka SPF menunjukkan level proteksi, bukan durasi perlindungan yang lebih lama.


Referensi

Semua klaim medis di artikel ini merujuk pada sumber berikut:

  1. American Academy of Dermatology — How to Prevent Skin Cancer
  2. American Academy of Dermatology — How to Apply Sunscreen
  3. American Academy of Dermatology — Sunscreen FAQs

Artikel ini bagian dari seri Body Care di Glow by Nay. Kalau kamu belum baca overview lengkapnya, mampir dulu ke Body Care Routine-ku: Dari Ketiak Item, Bau Badan, sampai Kulit Badan Kusam. Terakhir, aku juga kumpulin rekomendasi Body Care Lokal di Bawah 50 Ribu yang Beneran Worth It.